Jacksen menangani Garuda sejak awal 2013 setelah ditunjuk PSSI menyelesaikan kampanye tim di kualifikasi Piala Asia 2015, April lalu. Ketika Indonesia dikalahkan Arab Saudi 2-1 di Jakarta, 23 Maret, Jacksen bertugas sebagai asisten pelatih mendampingi Rahmad Darmawan. Tugas mereka berlaku sementara hingga akhirnya PSSI mempercayakan posisi pelatih timnas kepada Jacksen. Tugas tersebut diembannya merangkap jabatan pelatih Persipura Jayapura.
Laga debut pelatih asal Brasil itu adalah saat menjamu Belanda, 7 Juni, dengan hasil akhir kekalahan 3-0. Total dalam enam pertandingan bersama Jacksen, Indonesia memetik dua kemenangan dan satu kali imbang. Usai pertandingan melawan Irak awal pekan ini, PSSI berencana melakukan pergantian pelatih karena Jacksen diminta kembali fokus menangani Persipura.
Dalam jajak pendapat yang dilakukan redaksi Goal Indonesia, opini pembaca terbelah dua. Sebanyak 41,4 persen menyatakan puas dengan kinerja Jacksen dan sebanyak 27,9 persen pembaca beranggapan pencapaian Indonesia bisa lebih baik jika sang pelatih diberi kesempatan menangani tim secara permanen atau jangka panjang.
Sejumlah 42,4 persen pembaca menilai kinerja Jacksen belum memuaskan karena tidak menunjukkan perkembangan signifikan dari pelatih terdahulu. Sementara, 16,2 persen pembaca merasa evaluasi terhadap kinerja Jacksen tidak dapat dinilai hanya dalam jangka waktu tujuh bulan. Sebanyak 5.002 pembaca memberikan suara dalam jajak pendapat ini.
Nama pengganti Jacksen masih digodok PSSI dengan Alfred Riedl sebagai kandidat tunggal.
HoQbet merupakan Agen Judi, Taruhan Bola, Judi Bola, Agen SBOBET, Agen Casino, yang memberikan permaninan
yang ada di dunia online atau perjuadian
di internet. HoQbet juga
melayani berbagai pembukaan
account betting di internet.
NO TELP : 082364580390
pin BB : 27be7662